Pemanfaatan Tepung Daun Kelor (Moringa Oleifera) Sebagai Bahan Tambahan Dalam Pembuatan Fruit Tart Sebagai Alternatif Healthy Food
DOI:
https://doi.org/10.60038/jpv.v7i1.162Kata Kunci:
Tepung Daun Kelor, Fruit Tart, Healthy Food, EksperimenAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan tepung daun kelor (Moringa oleifera) sebagai bahan tambahan dalam pembuatan fruit tart sebagai alternatif healthy food, dengan mengganti sebagian tepung terigu pada kulit tart serta menggunakan healthy pastry cream berbahan dasar susu oat, madu, dan maizena sebagai isian. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif, dengan melibatkan uji organoleptik dan uji hedonik. Pengujian dilakukan terhadap dua produk, yaitu fruit tart eksperimen (tepung daun kelor) dan fruit tart pembanding, meliputi uji cita rasa oleh 15 panelis terlatih dan 25 panelis tidak terlatih, untuk menilai aspek aroma, rasa, tekstur, dan warna dari produk yang dihasilkan. Selain itu, dilakukan perbandingan kandungan gizi, perbandingan biaya produksi, serta perbandingan harga jual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tepung daun kelor berpotensi digunakan sebagai bahan fungsional dalam pembuatan fruit tart yang sehat sebagai camilan rendah kalori dan rendah lemak yang kaya mikronutrien dari daun kelor, disukai panelis, serta efisien dari segi biaya produksi.
Referensi
Dopson, L. R., & Hayes, D. K. (2021). Food and beverage cost control (7th ed.). Wiley.
Faisal, A. I., Wijaya, C. H., & Hunaefi, D. (2025). Intensitas Aroma dan Rasa Manis Kopi Siap Minum Berdasarkan Persepsi Konsumen dari Penggunaan Perisa Karamel dan Vanila. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan, 36(2), 239–251. https://doi.org/10.6066/jtip.2025.36.2.239
Fatima, S., Usmani, M. A., & Srivastava, R. (2024). Nutritional value addition of bread, pasta, and noodles by incorporating leaves of Moringa oleifera. Cureus, 16(1), e51710. https://doi.org/10.7759/cureus.51710
Hidayat, F. M. T., Dananjaya, R., & Yuniarti, L. (2015). Perbandingan Peningkatan Kadar Glukosa Darah Setelah Pemberian Madu, Gula Putih, dan Gula Merah pada Orang Dewasa Muda yang Berpuasa. Prosiding Pendidikan Dokter, 1(2), 69–75. Universitas Islam Bandung.
Joyce, S. A., Kamil, A., Fleige, L., & Gahan, C. G. M. (2019). The Cholesterol-Lowering Effect of Oats and Oat Beta Glucan: Modes of Action and Potential Role of Bile Acids and the Microbiome. Frontiers in Nutrition, 6, 171. https://doi.org/10.3389/fnut.2019.00171
Prajapati, C., Patel, N., Gupta, V., & Shah, P. (2022). Moringa oleifera: Miracle plant with a plethora of medicinal, therapeutic, and economic importance. Horticulturae, 8(6), 492. https://doi.org/10.3390/horticulturae8060492
Pramezwary, A., Juliana, J., & Hubner, I. B. (2021). Desain perencanaan strategi pengembangan potensi wisata kuliner dan belanja Kota Bandung. Jurnal Pariwisata, 8(1), 10–21. https://doi.org/10.31294/par.v8i1.9205
Putri, S. F., Widyastuti, S., Amaro, M., Rasyda, R. Z., Pawestri, S., & Unsunnidhal, L. (2025). Pengaruh Proporsi Tepung Komposit dan Konsentrasi Karagenan terhadap Mutu Kimia, Fisik dan Organoleptik Roti Tawar Rendah Gluten. Pro Food (Jurnal Ilmu dan Teknologi Pangan), 11(1), 139–150. https://doi.org/10.29303/profood.v11i1.502
Rahayu, D., Nurosiyah, S., & Widyanto, S. (2019). Metodologi pengujian organoleptik. Jurnal Teknologi Pangan, 8(1), 39–47.
Rahmadiana, W., & Farapti, F. (2024). Uji organoleptik dan daya terima produk sari kacang hijau kencur sebagai pangan fungsional. Media Gizi Kesmas, 13(1), 102–109
Septiana, A. T., Handayani, I., & Winarsi, H. (2019). Aktivitas Antioksidan dan Sifat Fisikokimia Madu Temulawak (Curcuma zanthorrhiza roxb) yang Ditambah Ekstrak Jahe (Zingiber officinale Rosc). Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan, 8(4), 155–160. https://doi.org/10.17728/jatp.4849
Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan (kuantitatif, kualitatif, dan R&D). Alfabeta.
Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif (2nd ed.). Alfabeta.
