https://jurnal.akparnhi.ac.id/jvp/issue/feed JURNAL PARIWISATA VOKASI 2026-08-05T09:28:00+07:00 Sri Marini srimarini@akparnhi.ac.id Open Journal Systems <p><strong>Jurnal Pariwisata Vokasi (JPV) </strong>adalah sebuah jurnal yang berisi kajian konsep-konsep terkait pariwisata di Indonesia, yang memuat tentang hasil ringkasan penelitian, survei dan tulisan ilmiah populer kepariwisataan dan Hospitaliti serta bidang vokasional pariwisata dan hospitality seperti hotel dan restoran baik dari sisi Sumber Daya Manusia ataupun operasional. Jurnal ini dapat menjadi fasilitas dalam pengembangan ilmu kepariwisataan dan/atau bidang vokasional pariwisata serta menjadi referensi khususnya bagi pemerhati pariwisata di Indonesia</p> https://jurnal.akparnhi.ac.id/jvp/article/view/162 Pemanfaatan Tepung Daun Kelor (Moringa Oleifera) Sebagai Bahan Tambahan Dalam Pembuatan Fruit Tart Sebagai Alternatif Healthy Food 2026-07-13T19:44:47+07:00 Najma Khaira Nabila najmakhaira771@gmail.com Erfin Roesfian najmakhaira771@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan tepung daun kelor (<em>Moringa oleifera</em>) sebagai bahan tambahan dalam pembuatan fruit tart sebagai alternatif <em>healthy food</em>, dengan mengganti sebagian tepung terigu pada kulit tart serta menggunakan <em>healthy pastry cream</em> berbahan dasar susu oat, madu, dan maizena sebagai isian. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif, dengan melibatkan uji organoleptik dan uji hedonik. Pengujian dilakukan terhadap dua produk, yaitu fruit tart eksperimen (tepung daun kelor) dan fruit tart pembanding, meliputi uji cita rasa oleh 15 panelis terlatih dan 25 panelis tidak terlatih, untuk menilai aspek aroma, rasa, tekstur, dan warna dari produk yang dihasilkan. Selain itu, dilakukan perbandingan kandungan gizi, perbandingan biaya produksi, serta perbandingan harga jual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa&nbsp; tepung daun kelor berpotensi digunakan sebagai bahan fungsional dalam pembuatan fruit tart yang sehat sebagai camilan rendah kalori dan rendah lemak yang kaya mikronutrien dari daun kelor, disukai panelis, serta efisien dari segi biaya produksi.</p> 2026-08-12T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 JURNAL PARIWISATA VOKASI https://jurnal.akparnhi.ac.id/jvp/article/view/165 Preferensi Konsumen Pada Inovasi Singapore Laksa Noodle Dengan Pemanfaatan Tepung Talas Dan Protein Keong Sawah 2026-07-18T12:03:58+07:00 Sarah Sabyllah sarahsabyllah01@gmail.com Sri Marini srimarini@akparnhi.ac.id <table> <tbody> <tr> <td width="184"> <p>Diterima :</p> </td> <td width="438"> <p>Ketergantungan industri kuliner terhadap tepung terigu impor dan meningkatnya kesadaran akan isu gluten mendorong perlunya inovasi mi berbahan pangan lokal. Penelitian ini menganalisa preferensi konsumen dalam inovasi <em>Singapore Laksa Noodle</em> berbahan tepung talas dan protein keong sawah. Dalam penelitian ini diuji cita rasa, gizi, dan biaya produksi <em>Singapore Laksa Noodle</em> berbahan tepung talas dan protein keong sawah, dibandingkan produk berbahan terigu konvensional. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan melibatkan uji organoleptik dilakukan oleh panelis terlatih dan uji tingkat kesukaan pada panelis tidak terlatih terhadap warna, aroma, rasa, dan tekstur menggunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan preferensi konsumen pada mi eksperimen unggul pada rasa dan aroma. Pada kandungan gizi, kalori dan lemak lebih rendah, serta biaya produksi lebih murah dibandingkan produk pembanding. Preferensi konsumen pada <em>Singapore Laksa Noodle</em> berbahan talas dan keong sawah layak dikembangkan sebagai pangan fungsional yang sehat, rendah gluten, dan ekonomis.</p> </td> </tr> </tbody> </table> 2026-08-12T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 JURNAL PARIWISATA VOKASI https://jurnal.akparnhi.ac.id/jvp/article/view/170 Implementasi Standard Operating Procedure Penitipan Barang Tamu dalam Mendukung Kualitas Layanan Concierge di Hotel Park Hyatt Jakarta. 2026-07-18T12:02:37+07:00 Yayan Sugiarto yayan@akparnhi.ac.id Soraya Kenita Rose yayan@akparnhi.ac.id <p><em>Procedure</em> (SOP) penitipan barang tamu dalam mendukung kualitas layanan Concierge di Hotel Park Hyatt Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan kuesioner terhadap 13 karyawan Concierge. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berdasarkan tiga aspek, yaitu teknis, administratif dan prosedural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SOP belum dilaksanakan secara konsisten pada seluruh aspek. Ketidakkonsistenan terutama terjadi pada pelaksanaan prosedur teknis, pencatatan administrasi dan kepatuhan terhadap tahapan prosedural, khususnya pada kondisi operasional dengan tingkat aktivitas tinggi. Penelitian menyimpulkan bahwa kualitas layanan Concierge tidak hanya ditentukan oleh keberadaan SOP, tetapi juga oleh konsistensi implementasinya melalui penguatan <em>reliability</em>, <em>traceability</em> dan <em>service standardization</em> sebagai dasar peningkatan kualitas layanan.</p> 2026-08-12T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 JURNAL PARIWISATA VOKASI https://jurnal.akparnhi.ac.id/jvp/article/view/164 Pemanfaatan Susu Biji Durian Sebagai Pengganti Santan Dalam Pembuatan Bolu Kemojo Khas Riau 2026-07-20T12:02:29+07:00 Ghini Kuntala Devi ghini@akparnhi.ac.id Havifah Yolanda ghini@akparnhi.ac.id <p>Bolu Kemojo merupakan makanan tradisional khas Pekanbaru, Riau, yang umumnya menggunakan santan sebagai bahan cair utama. Tingginya kandungan lemak jenuh pada santan memicu pencarian alternatif bahan nabati yang lebih sehat. Di sisi lain, biji durian merupakan limbah konsumsi yang melimpah (30-40% dari massa buah) namun kaya akan karbohidrat dan pati. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pemanfaatan susu biji durian sebagai pengganti santan pada Bolu Kemojo ditinjau dari cita rasa, nilai gizi, dan daya tahan. Metode yang digunakan adalah eksperimen murni dengan uji organoleptik melibatkan panelis terlatih (15 orang) dan tidak terlatih (20 orang) menggunakan Skala Likert 1-5&nbsp; Susu biji durian (lemak 1,11g; protein 2,17g per 100g) memiliki kadar lemak jauh lebih rendah dibanding santan (lemak jenuh 21g per 100ml). Pemanfaatan limbah ini meningkatkan nilai ekonomis komoditi lokal sekaligus menawarkan alternatif bolu kemojo rendah lemak jenuh.</p> <p>&nbsp;</p> <p>Kata Kunci:Bolu Kemojo, Susu Biji Durian, Pengganti Santan, Eksperimen</p> <p>&nbsp;</p> 2026-08-12T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 JURNAL PARIWISATA VOKASI https://jurnal.akparnhi.ac.id/jvp/article/view/168 Pemanfaatan Tepung Wortel Dalam Pembuatan Kue Semprit 2026-07-23T08:11:44+07:00 Levina Ardelia levinaardelia@gmail.com Dadi Indra Permana levinaardelia@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menginovasi produk kue tradisional semprit dengan memanfaatkan tepung wortel sebagai substitusi bahan utama guna meningkatkan nilai gizi dan variasi produk pastry. Masalah utama dalam industri kuliner saat ini adalah rendahnya konsumsi sayuran di kalangan masyarakat dan perlunya diversitas produk camilan sehat. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen laboratorium menggunakan tiga taraf perlakuan substitusi tepung wortel (100%, 75%, dan 50%). Data dikumpulkan melalui uji organoleptik yang melibatkan panelis untuk menilai aspek warna, aroma, tekstur, dan rasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi tepung wortel sebesar 75% merupakan formulasi terbaik yang paling diterima oleh panelis karena menghasilkan warna oranye yang menarik dan tekstur yang renyah tanpa menghilangkan karakteristik asli kue semprit. Pemanfaatan tepung wortel ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pelaku UMKM di sektor pariwisata kuliner untuk mengembangkan produk oleh-oleh khas yang lebih bernilai gizi dan inovatif.</p> 2026-08-12T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 JURNAL PARIWISATA VOKASI https://jurnal.akparnhi.ac.id/jvp/article/view/166 Substitusi Jagung Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Tauco (Penggunaan Pada Produk Gulai Tauco) 2026-07-22T11:38:17+07:00 Karina Ravelina ravelinakarina@gmail.com Surya Aditya Wahyono ravelinakarina@gmail.com <p>Tauco umumnya dibuat dari kedelai, namun tingginya harga dan ketergantungan terhadap impor mendorong pemanfaatan jagung sebagai bahan baku alternatif. Penelitian ini bertujuan membandingkan tauco berbahan dasar jagung dengan tauco kedelai berdasarkan proses pembuatan, biaya produksi, kandungan gizi, dan penerapannya pada gulai tauco. Metode yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan observasi, studi pustaka, dan uji organoleptik menggunakan skala hedonik oleh 15 panelis terlatih dan 25 panelis tidak terlatih, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil menunjukkan tauco jagung memperoleh nilai organoleptik lebih tinggi (4,31 dan 4,20), memiliki biaya produksi lebih rendah (Rp26.500/batch) dibandingkan tauco kedelai (Rp29.000/batch), serta unggul pada kandungan karbohidrat, meskipun kadar protein dan lemak lebih rendah. Disimpulkan bahwa jagung layak digunakan sebagai bahan baku alternatif tauco karena menghasilkan produk yang diterima panelis dengan biaya produksi lebih ekonomis.</p> 2026-08-12T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 JURNAL PARIWISATA VOKASI https://jurnal.akparnhi.ac.id/jvp/article/view/155 Pelaksanaan Bauran Pemasaran Di Bumi Sunda Resto Bandung 2026-08-03T13:39:25+07:00 Erwin Setiawan setiawanerwin2003@gmail.com Sarah Dwi Lestari Nainggolan setiawanerwin2003@gmail.com <table width="624"> <tbody> <tr> <td width="437"> <p>Industri restoran di Jawa Barat mengalami pertumbuhan pesat seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat akan makanan siap saji. Persaingan bisnis restoran pun semakin ketat, terutama di kota besar seperti Bandung. Salah satu restoran yang menghadapi tantangan tersebut adalah Bumi Sunda Resto, yang telah berdiri selama empat tahun dengan konsep rumah makan khas Sunda. Meskipun telah melakukan berbagai strategi pemasaran, baik secara online maupun offline, pengunjung Bumi Sunda Resto sebagian besar masih datang berdasarkan rekomendasi dari orang lain (<em>word of mouth</em>), bukan dari hasil strategi pemasaran yang diterapkan. Berdasarkan observasi dan data pengunjung, ditemukan bahwa efektivitas pemasaran Bumi Sunda Resto masih rendah, yang berdampak pada menurunnya pendapatan restoran dalam kurun waktu tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan bauran pemasaran (Marketing Mix) yang terdiri dari lima elemen utama: produk, harga, tempat, promosi, dan bukti fisik, yang dikenal sebagai Panca Pilar Pemasaran. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi bagi Bumi Sunda Resto untuk meningkatkan strategi pemasaran dan daya saingnya dalam industri kuliner yang terus berkembang di Kota Bandung.</p> </td> </tr> <tr> <td width="437"><strong><em>Kata Kunci:</em></strong> Bauran Pemasaran, Promosi, Kunjungan Pelanggan, Pendapatan</td> </tr> </tbody> </table> 2026-08-12T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 JURNAL PARIWISATA VOKASI https://jurnal.akparnhi.ac.id/jvp/article/view/163 Standardisasi Formulasi, Analisis Biaya, dan Profil Nutrisi Koktail Klasik Kuba pada Industri Perhotelan 2026-08-03T13:37:57+07:00 Idham Wibawa idham@akparnhi.ac.id Saddam Fauziladhim Munawar idham@akparnhi.ac.id <table width="624"> <tbody> <tr> <td width="437"> <p>Inovasi dan standardisasi produk minuman di industri perhotelan merupakan faktor krusial dalam menjaga konsistensi kualitas dan margin keuntungan. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan standardisasi resep, menganalisis struktur biaya produksi (beverage cost), dan mengevaluasi profil nutrisi dari empat varian koktail klasik Kuba: Mojito, Daiquiri, Cuba Libre, dan Havana Cooler. Metode yang digunakan adalah riset terapan deskriptif melalui uji coba formulasi produk, analisis recipe costing dengan penetapan beverage cost standar industri sebesar 22%, serta evaluasi nilai nutrisi berdasarkan komposisi bahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa standardisasi teknik peracikan (muddling, shaking, building) efektif menghasilkan profil rasa yang konsisten. Analisis biaya menetapkan harga jual optimal secara berurutan sebesar Rp148.259, Rp140.882, Rp133.495, dan Rp101.905. Evaluasi nutrisi mengonfirmasi bahwa seluruh formulasi memiliki kadar kalori rendah (104-139 kkal) dengan kandungan alkohol berkisar 14-19 gram per sajian. Kesimpulannya, standardisasi formulasi minuman klasik ini tidak hanya memenuhi kriteria kelayakan operasional bar di hotel dari segi profitabilitas, tetapi juga transparan dalam pemenuhan informasi nutrisi bagi konsumen.</p> <p>&nbsp;</p> </td> </tr> </tbody> </table> 2026-08-12T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 JURNAL PARIWISATA VOKASI https://jurnal.akparnhi.ac.id/jvp/article/view/156 Pengaruh Substitusi Santan dengan Susu Biji Labu terhadap Karakteristik Rendang Daging Sapi 2026-08-05T09:28:00+07:00 Heri Atmojo atmojoeri@gmail.com Muhammad Faiq Setiaputra hratmojo10@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh substitusi santan dengan susu biji labu terhadap cita rasa, nilai gizi, dan biaya produksi rendang daging. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan penilaian panelis profesional dan non profesional terhadap aspek warna, aroma, rasa, dan tekstur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendang dengan susu biji labu memiliki tingkat penerimaan yang sangat baik dan mampu bersaing dengan rendang pembanding. Secara keseluruhan, produk eksperimen memperoleh nilai rata-rata 4,31, sedangkan rendang pembanding 4,29. Dari sisi gizi, rendang eksperimen memiliki kandungan kalori dan lemak lebih rendah, yaitu 2.846,43 kkal dan 191,58 gram, dibandingkan rendang pembanding yang mencapai 4.666,43 kkal dan 387,86 gram. Namun, biaya produksinya lebih tinggi, yaitu Rp11.456 per porsi. Hasil ini menunjukkan bahwa susu biji labu berpotensi menjadi alternatif santan yang lebih sehat dalam pembuatan rendang.</p> <p>Kata kunci: rendang daging, susu biji labu, substitusi santan, nilai gizi, cita rasa, biaya makanan.</p> 2026-06-30T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 JURNAL PARIWISATA VOKASI